Subscribe

Statistik Pengunjung

Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Kamis, 15 November 2007

Anna Tidak Tahu Roy Masih Nyabu

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

JAKARTA -- Setelah dua hari bungkam, Anna Maria, istri aktor kawakan Roy Marten, akhirnya angkat bicara terkait penangkapan suaminya yang diduga kembali terjurumus di dunia narkoba. Kemarin, Kamis (15/11), Anna menggelar konperensi pers di kediamannya di Jalan Meriam D109, Kalimalang, Jakarta Timur. Dengan tetes air mata dan sesekali sesenggukan, Anna mencurahkan isi hatinya.

"Ajarkan lah aku untuk menerima dalam kedamaian...," demikian sepenggal doa yang diucapkan Anna saat memulai konperensi pers di ruang tamu kediamannya.

Sedikitnya dua doa dipanjatkan Anna sebelum ia memberikan keterangan panjang lebar dan melayani pertanyaan yang dilontarkan puluhan wartawan. Anna menggelar konperensi pers dengan didampingi dua putri Roy, yaitu Alini dan Monik Marten.

Anna mengatakan kabar tertangkapnya Roy pada Selasa (13/11) lalu diketahui dari salah seorang anaknya yaitu Monik Marten. Antara percaya dan tidak percaya, Anna terkulai lemas mendengar berita yang diterima. "Tapi mau enggak percaya bagaimana, yang menyampaikan anak sendiri," ujarnya.


Perasaan shock semakin dirasakan Anna karena penangkapan Roy diduga akibat mengkonsumsi narkoba jenis shabu-shabu. Roy sendiri sempat tergelincir ke lembah hitam itu dan telah menjalani pidana penjara selama delapan bulan di Lapas Cipinang.

Menurut Anna, sejak bebas dari penjara, Roy tidak pernah lagi keluyuran seperi sebelum-sebelumnya. Ayah dari pesinetron Gading Marten itu banyak menghabiskan waktunya di rumah bersama Anna dan anak-anaknya. Karena itu, Anna tidak pernah menduga Roy kembali mengkonsumsi shabu-shabu.

"Kalau dia mengkonsumsi barang itu berkaitan dengan pengobatan, saya juga tidak tahu. Sebab dia hanya bilang kalau ikut rehabilitasi. Bagaimana rehabilitasi itu dilakukan, saya tidak tahu," kata Anna.

Dengan pernyataan tersebut, Anna menyangkal kalau keluarga telah mengetahui sejak lama bahwa Roy masih mengkonsumsi narkoba selepas ia dari penjara. Terkait pernyataan salah seorang putranya tentang hal itu, Anna menyebutkan kalau informasi Roy masih menggunakan narkoba diketahui dari teman Roy yaitu Alex Asmasoebrata, yang sebelumnya bersama-sama Roy menghadiri acara BNN di Surabaya.

Lebih lanjut, Anna mengaku tidak akan menjenguk Roy di ruang tahanannnya di Mapolwiltabes Surabaya. Atas permintaan Roy, Anna dan anak-anak hanya akan mengirimkan doa. Kendati demikian, Anna tidak menampik kabar kalau ada beberapa anaknya yang pergi ke Surabaya.

"Yang pergi paling cuma yang laki-laki saja. Saya percaya Tuhan sudah menolong mas Roy," tuturnya lirih seraya menyeka air mata di kedua kelopak matanya.

Meski tidak menjenguk, Anna tetap berkomunikasi dengan Roy. Melalui pesan singkat atau SMS, Anna terkadang mendapat kabar dan menanyakan keadaan suaminya tercinta. Namun, karena handphone Roy dipegang petugas selama di tahanan, Anna mengaku komunikasinya dengan Roy tidak sesering hari-hari sebelumnya.

Lebih lanjut atas nama suaminya, Anna meminta maaf yang sebesarnya kepada keluarga, teman-teman, dan para pemuja Roy di Indonesia. Dengan air mata yang kembali mengalir, ia meminta agar Roy tetap diterima apa adanya. Permintaan maaf juga dilontarkan Anna kepada para romo yang selama ini telah membimbing Roy.

"Suami saya sakit, dia butuh pertolongan," tegas Anna dalam konperensi pers yang diiringi suara petis serta guyuran hujan yang cukup lebat. (*)


Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Powered by  MyPagerank.Net