Adik Bandar Yang Bunuh Diri Setahun Lalu
Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi
MASIH ingat dengan Iskandar Chandra, tersangka kasus narkoba yang nekad bunuh diri di Apartemen Marina Tower pada tahun lalu? Ternyata Stephen Law adalah adik kandung Iskandar yang waktu itu kedapatan menyimpan dua Kg shabu-shabu. Identitas Stephen diungkapkan Syamsurizal, anggota Direktorat IV/TP Narkoba dan KT di sela-sela penggerebekan di apartemen 19 J Tower 3 Taman Anggrek, Jumat (23/11).
"Jadi diduga kuat kalau Stephen termasuk dalam jaringan narkoba internasional yang dulu melibatkan kakaknya," ujarnya kepada Persda.
MASIH ingat dengan Iskandar Chandra, tersangka kasus narkoba yang nekad bunuh diri di Apartemen Marina Tower pada tahun lalu? Ternyata Stephen Law adalah adik kandung Iskandar yang waktu itu kedapatan menyimpan dua Kg shabu-shabu. Identitas Stephen diungkapkan Syamsurizal, anggota Direktorat IV/TP Narkoba dan KT di sela-sela penggerebekan di apartemen 19 J Tower 3 Taman Anggrek, Jumat (23/11).
"Jadi diduga kuat kalau Stephen termasuk dalam jaringan narkoba internasional yang dulu melibatkan kakaknya," ujarnya kepada Persda.
Sedikit tentang Iskandar Chandra, warga asing yang memegang paspor Hongkong namun memiliki KTP beralamat di Jalan Liberia Dalam RT 012/010, Pekojan, Jakarta Barat, nekad bunuh diri dengan melompat dari lantai 16 di Apartemen Marina Tower, Jakarta Utara, pada 3 Februari 2006. Saat itu, Iskandar dibawa anggota Polda Metro Jaya untuk menunjukkan narkoba jenis shabu yang dimilikinya. Di sela- sela penggeledahan yang dilakukan petugas di apartemen yang dihuni Iskandar bersama dua tersangka lainnya, pria itu nekad melompat keluar kamar. Walhasil, Iskandar tewas mengenaskan.
Di apartemen Iskandar, petugas lalu mengamankan dua Kg shabu. Selain itu, dari dua teman sekamarnya, Liang dan Yongdiang yang kabur ke Hotel Sheraton Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, disita dua koper shabu seberat 200 kg. Barang-barang haram itu bernilai Rp 240 miliar.
"Kita akan memburu Stephen terkait penemuan di kamar apartemen ini. Selain itu, ada satu nama lagi yang akan kita kejar. Dia adalah orang yang menyewakan kamar apartemen ini. Setidaknya itu yang terlihat dari surat kontrak sewa yang ditemukan," imbuh Syamsurial yang saat melakukan penggeledahan berusaha mencari foto Stephen. (*)
Comment Form under post in blogger/blogspot